MIRIS!!!!41GB DATA PREMMIERE & HITECHCOMPUTER BOCOR KE PUBLIK, PERUSAHAAN MEMILIH DIAM

13 May 2026 | By Admin

MIRIS!!!!41GB DATA PREMMIERE & HITECHCOMPUTER BOCOR KE PUBLIK, PERUSAHAAN MEMILIH DIAM
Sebanyak 41 gigabyte data yang diduga milik layanan digital Premmiere (premmiere.co.id) dan Hitechcomputer (hitechcomputer.co.id) telah bocor dan dipublikasikan secara bertahap oleh akun peretas dengan username "kyyzo" di sejumlah forum bawah tanah. Kedua layanan tersebut tercatat berada di bawah naungan CV Solusi Arya Prima. Volume data yang bocor tergolong besar dan mencakup berbagai jenis informasi sensitif yang diduga dikelola oleh kedua entitas bisnis tersebut.

Berdasarkan pantauan di sejumlah forum gelap, data yang tersebar mencakup informasi pelanggan seperti nama dan nomor kontak, riwayat transaksi, data faktur, hingga data document internal perusahaan dan data pribadi direktur, Peretas yang mengatasnamakan dirinya sebagai kyyzo juga mengindikasikan bahwa masih akan ada publikasi data tambahan secara bertahap dalam waktu dekat.

Pihak CV Solusi Arya Prima selaku perusahaan induk dari Premmiere dan Hitechcomputer hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi. Tidak ada konfirmasi mengenai insiden tersebut, tidak ada permintaan maaf kepada pelanggan dan mitra, serta tidak ada rilis mengenai langkah mitigasi yang sedang atau akan dilakukan. Sikap diam ini menimbulkan pertanyaan publik mengingat kedua layanan tersebut bergerak di bidang teknologi informasi yang seharusnya memiliki standar keamanan dan prosedur tanggap darurat siber.

Para mitra bisnis dan pelanggan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi maupun data transaksi. Insiden kebocoran 41GB ini juga menjadi catatan kritis bagi perusahaan teknologi skala nasional dalam mengelola dan melindungi data mitra serta konsumen, mengingat transparansi dan kecepatan respons dalam situasi krisis siber merupakan cerminan kredibilitas dan profesionalisme. Masyarakat juga berhak mengetahui langkah konkret apa yang akan diambil oleh perusahaan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Bagikan Artikel:
📘 Facebook
Komentar

Belum ada komentar.